DIMENSI SOSIOKULTURAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM; ANALISIS KONSEP

  • motasim motasim STIT Al Ibrohimy Bangkalan

Abstract

Penelitian ini adalah studi pustaka untuk menjawab suatu masalah mengenai bagaimana dimensi sosiokultural pendidikan Islam. Penelitian menyimpulkan bahwa Pendidikan Agma Islam menekankan pada pentingnya interaksi sosial bagi perkembangan belajar seseorang, pengembangnnya terjadi di lingkungan di mana individu tersebut berada, dan akan berlangsung seumur hidup seiring dengan perubahan-perubahan yang ada di lingkungannya tersebut sehingga akan membentuk kepribadian dan pola pikir seseorang. Pendidikan Islam memandang bahwa interaksi sosial hanya merupakan sebagian dari pendekatan-pendekatan yang haus diperhatikan dalam proses pembelajaran, lebih dari itu pendidikan Islam mengutamakan pembinaan semangat dan sikap keagamaan, yaitu berusaha mengembangkan semua daya dan aspek yang ada pada manusia demi tercapainya tujuan akhir pendidikan yaitu membentuk manusia seutuhnya (insan kamil). Pendidikan Islam dalam proses pembelajaran memandang bahwa interaksi sosial dan budaya merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam proses pembelajaran, karena hal itu dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian dan pola pikir individu dalam proses pembelajaran. Pendidikan Islam menekankan pada keseimbangan antara duniwi dan ukhrawi, artinya disamping memperhatikan subjek-subjek kebudayaan, latihan-latihan praktis dan pemikiran, pendidikan Islam mengutamakan pembinaan semangat dan sikap keagamaan, dan proses pengembangan kependidikannya ada tujuan akhirnya yaitu penghambaan diri kepada Allah, yakni sebagai insan kamil.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-06-30
How to Cite
MOTASIM, motasim. DIMENSI SOSIOKULTURAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM; ANALISIS KONSEP. AL - IBRAH, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 113-139, june 2017. ISSN 2580-0663. Available at: <http://ejournal.stital.ac.id/index.php/alibrah/article/view/25>. Date accessed: 19 jan. 2018.
Section
Articles