Pendampingan Pembentukan Komunitas Revitalisasi Hijau di Desa Tlogoagung Bojonegoro
DOI:
https://doi.org/10.61815/bahri.v2i2.707Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Revitalisasi Hijau, Komunitas DesaAbstract
Pendampingan pembentukan komunitas revitalisasi hijau di Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang menitikberatkan pada pengoptimalan aset lokal sebagai modal utama pemberdayaan masyarakat. Program ini mengintegrasikan potensi sumber daya alam berupa lahan sekitar dan sumber air dari waduk dan ekosistem sekitarnya, aset sosial dari pemuda karang taruna, perangkat desa dan warga, serta aset fisik balai desa sebagai pusat kegiatan dan aset lainnya. Metode pelaksanaan meliputi wawancara appreciative untuk menggali aset sosial dan kultural, Focus Group Discussion (FGD) sebagai wadah partisipasi masyarakat, transect untuk pemetaan kondisi fisik desa, serta analisis sirkulasi keuangan berbasis pendekatan Leaky Bucket guna memahami dinamika ekonomi lokal. Kegiatan inti berupa penanaman 11 pohon tabebuya di lokasi strategis sebagai upaya revitalisasi lingkungan dan media pembelajaran ekologis. Pendekatan komunikasi digital melalui grup WhatsApp memperkuat koordinasi dan monitoring program secara real-time. Hasil monitoring awal menunjukkan tingkat partisipasi aktif yang tinggi serta kondisi fisik pohon yang sehat, menandakan keberhasilan teknis dan sosial program. Pendampingan ini berhasil meningkatkan kesadaran ekologis, memperkuat modal sosial, dan membangun kapasitas teknis masyarakat lokal sehingga mendorong terciptanya komunitas yang mandiri, berdaya, dan berkelanjutan. Temuan ini merefleksikan efektivitas pendekatan ABCD dalam pemberdayaan masyarakat desa melalui revitalisasi hijau berbasis aset lokal yang partisiatif.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Cyintia Aprilia, Artika Dwi Cahyani, Dwi Ayu Firnanda, M. Abdul Azis, Siti Nurul Aini Latifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





