Upaya Penguatan Mental Dan Motivasi Belajar Anak Didik Melalui Literasi Juz ‘Amma
DOI:
https://doi.org/10.61815/gahwa.v4i1.763Keywords:
Literasi Qur'ani, Pendidikan Spiritual, Tazkiyatun Nafs, Motivasi BelajarAbstract
Kegiatan membaca Al-Qur’an khususnya Juz ‘Amma telah menjadi rutinitas harian di beberapa madrasah sebagai wujud literasi Qur’ani dan pendidikan spiritual. Aktivitas ini bukan sekadar ritual membaca teks suci, melainkan juga praktik yang membentuk kekuatan mental, stabilitas emosi, serta motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kegiatan membaca Juz ‘Amma di MI Nasy’atul Muta’allimin Gapura Sumenep sebagai bentuk literasi spiritual serta menelaah dimensi sufistik dan psikologisnya dalam memperkuat motivasi belajar dan kesehatan mental anak didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles & Huberman, menekankan pada makna tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), muraqabah (kesadaran akan kehadiran Allah), dan prinsip psikologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca Juz ‘Amma selama 30 menit setiap pagi (07.00–07.30) dengan bimbingan guru jam pertama mampu menumbuhkan ketenangan batin, kedisiplinan, dan semangat belajar anak didik. Kegiatan ini berfungsi sebagai latihan sufistik yang membentuk nafs muthmainnah (jiwa yang tenang) sekaligus sebagai strategi pengaturan diri (self-regulation) yang memperkuat motivasi belajar. Literasi Qur’ani di MI Nasy’atul Muta’allimin menjadi proses pendidikan holistik yang memadukan dimensi intelektual, emosional, dan spiritual sehingga membentuk kebiasaan belajar sepanjang hayat yang berakar pada iman dan kesadaran diri.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aribuddin Maliki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





