Urgensi Teori Double Movement Dalam Pengembangan Materi PAI

Authors

  • Moh. Anas Ainul Hakim UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Nadya Safitri Wulandari UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Muhammad Fahmi UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61815/gahwa.v4i1.771

Keywords:

Fazlur Rahman, Pendidikan Agama Islam, Gerakan Ganda

Abstract

Di era globalisasi, Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat penting dalam membentuk moral dan karakter generasi mendatang, namun sering kali terjebak dalam pendekatan dogmatis yang kurang peka terhadap isu-isu kontemporer. Melalui Teori Gerakan Ganda-nya, Fazlur Rahman menawarkan pendekatan hermeneutik untuk menyatukan ajaran Islam dengan dunia modern. Memahami latar belakang historis wahyu Al-Qur'an dan menerapkan prinsip-prinsip universalnya pada situasi kontemporer merupakan dua fase awal dalam pendekatan ini. Buku-buku Rahman, termasuk Islam and Modernity dan Major Themes of the Qur'an, serta literatur sekunder terkait hermeneutika dan kurikulum pendidikan Islam, ditinjau dan isinya dianalisis dalam studi kualitatif deskriptif ini. Hasil pembahasan menunjukkan pentingnya Gerakan Ganda dalam pengembangan ontologis, epistemologis, dan integratif materi pendidikan Islam, mengatasi dualisme pengetahuan, dan menyoroti kebutuhan akan pembelajaran transformatif, ijtihad, dan respons terhadap globalisasi. Rekonstruksi teori ini terhadap pendidikan Islam sebagai dinamis, inklusif, dan kompeten yang menghasilkan lulusan yang moderat dan bermoral dikonfirmasi oleh kesimpulan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Hakim, M. A. A., Wulandari, N. S., & Muhammad Fahmi. (2025). Urgensi Teori Double Movement Dalam Pengembangan Materi PAI. GAHWA, 4(1), 41–61. https://doi.org/10.61815/gahwa.v4i1.771