Urgensi Teori Double Movement Dalam Pengembangan Materi PAI
DOI:
https://doi.org/10.61815/gahwa.v4i1.771Keywords:
Fazlur Rahman, Pendidikan Agama Islam, Gerakan GandaAbstract
Di era globalisasi, Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat penting dalam membentuk moral dan karakter generasi mendatang, namun sering kali terjebak dalam pendekatan dogmatis yang kurang peka terhadap isu-isu kontemporer. Melalui Teori Gerakan Ganda-nya, Fazlur Rahman menawarkan pendekatan hermeneutik untuk menyatukan ajaran Islam dengan dunia modern. Memahami latar belakang historis wahyu Al-Qur'an dan menerapkan prinsip-prinsip universalnya pada situasi kontemporer merupakan dua fase awal dalam pendekatan ini. Buku-buku Rahman, termasuk Islam and Modernity dan Major Themes of the Qur'an, serta literatur sekunder terkait hermeneutika dan kurikulum pendidikan Islam, ditinjau dan isinya dianalisis dalam studi kualitatif deskriptif ini. Hasil pembahasan menunjukkan pentingnya Gerakan Ganda dalam pengembangan ontologis, epistemologis, dan integratif materi pendidikan Islam, mengatasi dualisme pengetahuan, dan menyoroti kebutuhan akan pembelajaran transformatif, ijtihad, dan respons terhadap globalisasi. Rekonstruksi teori ini terhadap pendidikan Islam sebagai dinamis, inklusif, dan kompeten yang menghasilkan lulusan yang moderat dan bermoral dikonfirmasi oleh kesimpulan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Moh. Anas Ainul Hakim, Nadya Safitri Wulandari, Muhammad Fahmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





