Konsep Pembentukan Individu Dalam Pendidikan Islam Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Abad Ke-21

Authors

  • Fitri Kurnia STAIS Salahuddin Pasuruan
  • Kholili Hasib Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah Bangil

DOI:

https://doi.org/10.61815/gahwa.v4i1.837

Keywords:

Pendidikan Islam, Pembelajaran Abad ke-21, Keterampilan 4C, Pendidikan Karakter

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk individu holistik di tengah tantangan pembelajaran abad ke-21 yang ditandai oleh perkembangan teknologi pesat, globalisasi, dan krisis moral. Penelitian ini mengkaji konsep pembentukan individu dalam pendidikan Islam dan implikasi praktisnya terhadap pembelajaran abad ke-21 melalui studi literatur sistematis, dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Data dikumpulkan dari Al-Qur'an, Hadis, dan 65 sumber ilmiah (2015-2023) menggunakan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep pembentukan individu dalam pendidikan Islam yang berlandaskan pada akidah, ibadah, akhlak, ilmu pengetahuan, dan keterampilan menghasilkan insan kamil yang seimbang secara spiritual, intelektual, moral, dan sosial. Penelitian ini mengidentifikasi lima implikasi utama terhadap pembelajaran abad ke-21: integrasi nilai Islam dengan pengembangan keterampilan 4C, desain kurikulum berbasis karakter, strategi pembelajaran inovatif yang memadukan kearifan tradisional dengan teknologi digital, redefinisi peran pendidik sebagai fasilitator dan teladan digital, serta ekosistem pendidikan yang sinergis. Studi ini mengajukan framework implementasi dan mengidentifikasi tantangan termasuk dehumanisasi teknologi beserta strategi solusinya. Pendidikan Islam memberikan fondasi kokoh untuk menghasilkan individu adaptif, berkarakter mulia, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat di era modern.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Fitri Kurnia, & Hasib, K. (2025). Konsep Pembentukan Individu Dalam Pendidikan Islam Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Abad Ke-21. GAHWA, 4(1), 84–104. https://doi.org/10.61815/gahwa.v4i1.837