IMPLEMENTASI MODEL KOLABORATIF LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM

  • Abu Siri MTs Al Ibrohimy
Keywords: Model Kolaboratif, Sejarah, Kebudayaan Islam

Abstract

Menurut UUD No 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS mengatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki spiritual keagamaan, pengendalaian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam konteks islam pendidikan secara bahasa ada tiga kata yang digunakan yang pertama tarbiyah, atta’lim, dan tiga atta’dib,ketiga kata ini mengandung makna yang amat dalam, menyangkut manusia dan masyarakat serta lingkungan yang dalam hubungannya dengan Tuhan saling berkaitan satu samalain.Pada hakekatnya pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain itu pendidikan berperan penting dalam pembangunaan untuk kemajuan suatu bangsa, sehingga tidak salah jika pemerintah senantiasa menigkatkan mutu pendidikan. Pendidikan dapat dilaksanakan dimana saja, salah satu lembaga yang memberikan pendidikan adalah sekolah. Sekolah merupakan tempat terjadinya proses belajar mengajar secara formal, yang bertujuan utuk meningkat mutu pendidikan. Dalam proses belajar mengajar dikatakan berhasil apabila siswa mampu memahami dan menguasai mata pelajaran yang diajarkan.

Proses pendidikan, baik dalam pembelajaran diperlukan perangkat-perangkat untuk menunjang dan memperlancar proses belajar mengajar. Dalam menerapkan pembelajaran diperlukan suatu model pembelajaran agar siswa dapat memahami materi dengan mudah serta proses belajar mengajarpun dapat berjalan sesuai dengan harapan dan tercapainya sebuah tujuan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-12-30
Section
Articles