Rekonstruksi Kurikulum Pesantren di Era Artificial Intelligence: Integrasi Literasi Digital, Etika AI, dan Spiritualitas Islam
Keywords:
Pendidikan Islam, Kurikulum Pesantren, Artificial Intelligence, Literasi Digital, Rekonstruksi KurikulumAbstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang pesat telah mengubah secara signifikan sistem pendidikan global, termasuk pendidikan Islam berbasis pesantren, baik dalam metode pembelajaran, otoritas keilmuan, budaya literasi digital, maupun tuntutan kompetensi masa depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi rekonstruksi kurikulum pesantren di era AI, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pesantren dalam merespons disrupsi teknologi, serta merumuskan model kurikulum visioner yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, literasi digital, etika AI, dan spiritualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, prosiding, dan dokumen akademik, kemudian dianalisis secara tematik melalui reduksi data, koding, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi kurikulum pesantren harus mengintegrasikan literasi digital, pendidikan etika AI, penguatan berpikir kritis dan soft skills, serta penguatan spiritualitas, sehingga pesantren bergeser dari orientasi tekstual-tradisional menuju paradigma transformatif yang adaptif tanpa kehilangan identitas keislamannya. Penelitian ini menyumbangkan kerangka kurikulum pesantren berbasis AI yang humanistis, yang menyeimbangkan adaptasi teknologi dengan spiritualitas Islam.
Downloads
References
Ahmad, Kashif, Waleed Iqbal, Ala El-Hassan, Junaid Qadir, Driss Benhaddou, Moayad Ayyash, dan Ala Al-Fuqaha. 2023. "Data-Driven Artificial Intelligence in Education: A Comprehensive Review". IEEE Transactions on Learning Technologies 17: 12-31. https://doi.org/10.1109/TLT.2023.3314610.
Azra, Azyumardi. 2012. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana.
Baidoo-Anu, David, dan Leticia Owusu Ansah. 2023. "Education in the Era of Generative Artificial Intelligence (AI): Understanding the Potential Benefits of ChatGPT in Promoting Teaching and Learning". Journal of AI 7: 52-62. https://doi.org/10.61969/jai.1337500.
Dhofier, Zamakhsyari. 2011. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiai. Jakarta: LP3ES.
Diana, Aulia, Moh. Zaenal Azani, dan Mahmudulhassan Mahmudulhassan. 2024. "The Concept and Context of Islamic Education Learning in the Digital Era: Relevance and Integrative Studies". Profetika: Jurnal Studi Islam 25: 33-44. https://doi.org/10.23917/profetika.v25i01.4239.
Fadli, Muhammad Rijal. 2021. "Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif". Humanika 21: 33-54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075.
Muhaimin. 2012. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Nata, Abuddin. 2016. Pendidikan Islam di Era Global. Jakarta: Prenadamedia Group.
Rahman, Fauzan. 2023. "Artificial Intelligence dalam Transformasi Pendidikan Islam". Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer 5: 101-118.
Setiawan, Agus. 2023. "Digital Religious Literacy among Muslim Youth in Indonesia". Journal of Islamic Communication 5: 88-102.
Suyadi. 2022. Pendidikan Islam dan Neurosains: Menelusuri Jejak Akal dan Otak dalam Islam. Yogyakarta: K-Media.
Tilaar, H.A.R.. 2015. Perubahan Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Yono, Sugeng, dan Ahmad Muzaqi Helmi. 2025. "Islamic Education Resilience: How Pesantren Maintain Authenticity in the Age of Artificial Intelligence". Journal of Islamic Education and Pesantren 5: 77-86. https://doi.org/10.33752/jiep.v5i2.10970.
Yusuf, Muhammad. 2024. "Literasi Digital dan Tantangan Pendidikan Pesantren di Era Society 5.0". Jurnal Teknologi Pendidikan Islam 8: 55-70.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rusdi Rusdi, Subaidi Subaidi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






