LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL REMAJA; PENDEKATAN BEHAVIORISME

  • Muhammad Husni IAI Al-Qolam Malang

Abstract

Penelitian ini menguraikan tentang layanan konseling individual terhadap siswa yang bermasalah danĀ  perubahan positif yang akan terjadi pada siswa setelah mendapatkan layanan konseling individual.Konseling individual dilakukan dengan pertemuan antara konselor dengan seorang klien secara individual, dimana terjadi hubungan konseling yang bernuansa rapport, dan konselor berupaya memberi bantuan untuk mengembangkan pribadi klien serta klien dapat mengantisipasi permasalahan yang sedang dihadapi.Analisis dilakukan dengan mengkombinasikan konseling individual dengan penanganan kasus kenakalan remaja. Dalam pengamatan yang penulis lakukan, menghasilkan beberapa temuan di antaranya: kenakalan remaja merupakan konflik dalam proses psikologis dan sosial dalam perkembangan remaja. Sebagai langkah efektif, konseling individual dengan pendekatan behaviorisme penting untuk dilakukan. Konseling inibertujuan untuk mengubah perilaku remaja yang salah dalam penyesuaian dengan cara-cara memperkuat perilaku yang diharapkan dan meniadakan perilaku yang tidak diharapkan serta membantu menemukan cara-cara berperilaku yang tepat. Dalam proses konseling ini, tugas dari Guru BK/Konselor adalah melakukan pendekatan secara intensif. Hal ini bertujuan agar dapat diketahui permasalahan seperti apa yang sedang dihadapi dan nantinya dapat ditemukan solusinya. Tidak cukup hanya sebatas penyelesaian masalah, guru BK/Konselor juga harus terus memantau perkembangan anak setelah terselesaikannya permasalahan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-12-31
How to Cite
HUSNI, Muhammad. LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL REMAJA; PENDEKATAN BEHAVIORISME. AL - IBRAH, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 55-78, dec. 2017. ISSN 2580-0663. Available at: <http://ejournal.stital.ac.id/index.php/alibrah/article/view/30>. Date accessed: 15 dec. 2018.
Section
Articles