PENDIDIKAN KARAKTER (Studi Analisis Integratif Komparatif Lintas Negara)
Keywords:
Karakter, PendidikanAbstract
Pendidikan akhlak atau yang kini lebih ngetren disebut juga pendidikan karakter merupakan hal yang sangat penting dan harus menjiwai segala bentuk pendidikan. Jika tidak, pendidikan akan hanya menimbulkan madarat di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Mengenai sejak kapan seharusnya anak mendapat pendidikan khususnya pendidikan akhlak atau juga pendidikan karakter, ada beberapa teori. Islam telah mengajarkan pendidikan anak sejak dini, semenjak ia masih dalam kandungan, bahkan pada saat prosesi pembuahan, bahkan lagi ada yang berpendapat jauh hari sebelum kedua orang tuanya menikah. Berbagai isu sosial yang terjadi di tanah air saat ini sepertinya tidak dapat dilepaskan dari peranan pendidikan. Isu mengenai korupsi, kekerasan, penipuan dan yang lainnya, sepertinya sudah begitu merebak hingga memunculkan pemakluman, Pendidikan harus mampu membentuk karakter setiap pribadi siswa/pelajar. Siapa yang tidak mengelus dada melihat pelajar yang tidak punya sopan santun, suka tawuran, bagus nilainya untuk "pelajaran" pornografi, senang narkotika, dan hobi begadang dan kebut-kebutan[1]. Oleh karenan nya pendidikan karakter harus di tanankan sejak dini pada peserta didik khusunya dan juga harus di kembangkan demi mencetak generasi yang berbudi luhur.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
This journal applies the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. Under this license, others may copy, redistribute, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, and any derivative works are distributed under the same license.
